Beranda · Belajar · Kontak · Privacy Policy

Sombong Sekali

“Emang loe siapa???” mungkin ini benaknya kala itu, ketika ianya laknatullah yang terbuat dari api nan panas disuruh Allah bersujud pada manusia yang ‘hanya’ dari tanah. Sombong, adalah maksiat pertama yang dilakukan makhluk Allah. Namanya Iblis laknatullah dari golongan jin, terusir dari surga selamanya sebab satu kali kesombongannya itu.
Kesombongan mempunyai banyak anak, salah satu anak kesayanganya adalah merendahkan orang lain, persis seperti Iblis laknatullah yang merendahkan manusia. Biasanya merendahkan orang lain selalu bersanding dengan menganggap diri sendiri lebih hebat atau ‘ujub. Padahal ia sendiri tidak sepenuhnya tahu kebaikan pada orang tersebut. Padahal Allah telah Ciptakan pada orang itu kebaikan yang banyak.

كَثِيرًا خَيْرًا فِيهِ اللَّهُ وَيَجْعَلَ شَيْئًا تَكْرَهُوا أَنْ فَعَسَى كَرِهْتُمُوهُنَّ فَإِنْ
……Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. (QS: An-Nisaa : 19)
Padalah ukuran kebaikan dari Allah adalah taqwa yang tak ada yang tahu kadarnya kecuali Allah. Padahal mungkin diri nya itulah termasuk golongan yang terusir. Na’uzubillah.
Kitapun terlampau sering merendahkan orang. Seorang yang datang ke masjid hanya sebab pakaiannya yang lusuh, lantas kita anggap sebagai peminta-minta. Padalah mungkin saja orang itu sedang ingin menyumbangkan hasil kebunnya untuk pembangunan masjid. Sedang kita yang berpakaian rapi hanya bisa ‘numpang’ sholat di masjid.
Sadarkah kita bila merendahkan kekurangan orang lain berarti kita tengah merendahkan Allah, sebab secara tak langsung kita tengah menghina Allah yang Maha Sempurna, bahwa tak mampu cipta yang sempurna? Na’uzubillah.

وَلاَ تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلاَ تَمْشِ فِي اللأَرْضِ مَرَحاً إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَجُوْر
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)
 
Kembali ke Iblis laknatullah yang sombong. Padahal hanyalah satu kali ia merendahkan, lalu terusir, lantas tak boleh kembali lagi selamanya ke surga. Sekali lagi, hanya satu kali. Sudah berapa kali kita?

Artikel keren lainnya: